Rapat Kerja Pengembangan dan Penyusunan Instrumen Penilaian Potensi dan Kompetensi Tahun 2025 dengan Psimetrika Indonesia

Seksi Penilaian Kompetensi Unit Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah diwalilkan oleh KUNTA WIDJAJANTI, S.Psi, dan tim Asesor SDM Aparatur yang berjumlah 7 orang melaksanakan Rapat Kerja Pengembangan dan Penyusunan Instrumen Penilaian Potensi dan Kompetensi Tahun 2025 dengan Psimetrika Indonesia di Hotel Melia Purosari Yogyakarta pada tanggal 20-21 November 2024. Perwakilan dari Psimetrika Indonesia yakni Nurkholis Madani Daud, S.Psi selaku narasumber didampingi oleh 2 orang tenaga ahli lainnya. Kegiatan ini membahas mengenai pengembangan alat ukur tes potensi ASN sesuai PERMENPANRB Nomor 3 Tahun 2020 yang terdiri dari 9 aspek untuk 8 domain. Masing-masing tes memiliki subtes yang berbeda dengan jumlah keseluruhan 16 tes. Jenis soal dibedakan menjadi soal dikotomus (benar-salah) dan politomus (skala likert). Delapan domain tes yang dimaksud antara lain : kemampuan intelektual, kemampuan interpersonal, kesadaran diri, kemampuan berpikir kritis, kemampuan menyelesaikan masalah, kecerdasan emosional, kemampuan belajar cepat dan berkembang, serta motivasi dan komitmen. Selain itu, pada penambahan alat ukur direncanakan ada tambahan mengenai literasi digital dari dasar teori tes ini Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang mengukur 4 domain yaitu digital skills, digital culture, digital ethics dan digital safety. Pada instrumen Situational Judgement Test (SJT) membahas terkait menggali ke level 4 ditambahkan gambaran wewenang dan situasi dilematis yang lebih kompleks sesuai tingkat jabatan seorang pimpinan